Connect with us

Komitmen Integritas Keuangan Kawasan ASEAN Dipertegas

Ekonomi

Komitmen Integritas Keuangan Kawasan ASEAN Dipertegas

JAKARTA – Negara-negara di ASEAN sepakat untuk menegaskan kembali komitmen untuk mengimplementasikan integritas keuangan di kawasan ASEAN, sesuai kerangka Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2025.

Penegasan itu disepakati dalam pertemuan tahunan tingkat Gubernur Bank Sentral dan Menteri Keuangan ASEAN Ke-4 yang dilaksanakan pada 6 April 2018 di Singapura. Dari Indonesia hadir Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Agusman, Jumat, 7 April 2018 di Jakarta menjelaskan, dalam pertemuan yang mengangkat tema “Resilience and Innovation” tersebut, Gubernur Bank Sentral dan Menteri Keuangan ASEAN menggarisbawahi pentingnya menjaga kestabilan ekonomi makro dan resiliensi sistem keuangan di kawasan di tengah masih tingginya ketidakpastian global serta perkembangan inovasi teknologi di sektor keuangan.

Gubernur Bank Sentral dan Menteri Keuangan ASEAN menyambut baik langkah-langkah yang telah dilakukan untuk memastikan inisiatif integrasi dapat berjalan dengan baik, antara lain terkait pemantauan risiko makro dan keuangan secara teratur, pemantauan Key Performance Indicators (KPIs) sebagai alat evaluasi kemajuan integrasi, serta persiapan bersama menghadapi ekonomi digital.

Selain itu, inisiatif integrasi keuangan di sektor perbankan, asuransi, dan pasar modal yang telah ditempuh juga diharapkan dapat semakin meningkatkan arus perdagangan dan investasi antara negara ASEAN.

Lebih lanjut, untuk menjaga ketahanan kawasan dalam menghadapi risiko cyber yang semakin meluas serta menghadapi tantangan inovasi jasa keuangan baru pada inklusi keuangan dan sistem pembayaran, Gubernur dan Menteri Keuangan ASEAN sepakat untuk meningkatkan awareness serta kapabilitas masing-masing negara anggota sehingga mampu secara efektif memfasilitasi perkembangan teknologi keuangan secara bertahap sejalan dengan kesiapan masing-masing negara ASEAN.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh lembaga internasional seperti International Monetary Fund (IMF), World Bank (WB), Asian Development Bank (ADB), serta ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO) sebagai partner ASEAN.

Pandangan lembaga-lembaga tersebut telah memperkaya pemahaman terhadap kondisi terkini ekonomi global dan regional yang saat ini diwarnai pengetatan moneter di negara maju, risiko geopolitik, serta proteksionisme perdagangan. Di tengah situasi tersebut, negara-negara anggota ASEAN semakin dituntut untuk lebih waspada dan adaptif dalam menjaga stabilitas keuangan.

Komitmen dan koordinasi yang kuat antar negara ASEAN dan lembaga terkait
diharapkan dapat mendukung pencapaian integrasi keuangan yang stabil dan berkelanjutan sesuai kerangka masyarakat ekonomi ASEAN 2025 serta rencana aksi strategis yang menyertainya. Ke depan, diharapkan manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara merata dan berkelanjutan oleh seluruh masyarakat ASEAN.[rls]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in Ekonomi

Trending

Teknologi

Tentang Situs Ini

WOINews.com atau What’s on Indonesia adalah portal berita yang lahir pada 28 September 2017, menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, sepakbola, entertainment, gaya hidup, otomotif, sains teknologi hingga jurnalisme warga. Dikemas dengan bahasa ringan, lugas dan tanpa prasangka. Informasi tersaji 24 jam, dapat dinikmati melalui desktop, laptop hingga beragam gadget atau perangkat mobile lainnya.

To Top