Connect with us

KADIN Aceh Dukung Sertifikasi Halal Produk Asing

Ekonomi

KADIN Aceh Dukung Sertifikasi Halal Produk Asing

BANDA ACEH – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh mendukung penuh keputusan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) yang mewajibkan setiap produk asing yang beredar di Indonesia harus memiliki sertifikat halal.

Ketua KADIN Aceh, H Firmandez mengatakan, sertifikat produk halal merupakan implementasi dari Undang-undang Nomor 33 tahun 2014 tentang jaminan produk halal. Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Pemerintah Indonesia wajib memberi kepastian tentang kehalalan produk-produk yang dikonsumsi rakyatnya.

“Hal ini sudah lama diperjuangkan, bahkan KADIN Aceh ikut berperan dalam mensosialisasikan hal tersebut ke berbagai negara melalui kunjungan kerja dan seminar. Seperti di Seoul Korea Selatan pada awal April 2016 lalu. Dalam berbagai kesempatan kita terus mendorong agar ini bisa segera diwujudkan,” jelas H Firmandez, Rabu, 7 Februari 2018.

H Firmandez melanjutkan, meski secara efektif aturan ini baru berlaku pada 17 Oktober 2019, namun untuk mendukung hal tersebut, BPJPH harus sejak dini mempersiapakan infrastruktur dan alat kelengkapannya, termasuk penguasaan teknologi informasi yang mendukung sertifikasi halal. Selain itu, sosialisasi dan kerja sama dengan berbagai stakeholder dari dalam dan luar negeri juga harus digiatkan, seperti yang telah dilakukan dengan Korea Selatan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada 7 April 2016, Ketua Umum KADIN Aceh, H Firmandez yang juga Ketua Joint Business Council (JBC) Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMTGT) ikut ambil bagian dalam halal food seminar yang diselenggarakan Korea Trade-Investment Promotion Agency (KOTRA) dan Halal Korea Inc di Soel, Korea Selatan.

“Saat itu ada sekitar 500 pengusaha makanan, obat-obatan, dan kosmetik yang hadir. Kita lakukan business gathering dengan mereka dan Korea Muslim Federation. Kita ajak mereka untuk berinvestasi ke Indonesia, karena potensi produk halal di Indonesia sangat baik. Hal ini erat kaitannya dengan jumlah penduduk Indonesia yang mayoritas muslim,” ungkap H Firmandez.

Karena itu politisi Golkar asal Aceh di DPR RI ini mengharap apa yang telah dilakukan dengan Korea Selatan bisa terus dilakukan dengan negara-negara lainnya, agar pelaksanaan undang-undang tentang jaminan produk halal di Indonesia bisa efektif.

“Apa lagi sekarang Departemen Perdagangan Amerika juga mulai melirik produk halal. Mereka sudah mulai menjajaki kerjasama dengan Kementerian Agama (Kemenag) di bidang sertifikasi halal. Dan yang paling penting adalah ini perintah agama,” tegas H Firmandez.[IN]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in Ekonomi

Trending

Teknologi

Tentang Situs Ini

WOINews.com atau What’s on Indonesia adalah portal berita yang lahir pada 28 September 2017, menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, sepakbola, entertainment, gaya hidup, otomotif, sains teknologi hingga jurnalisme warga. Dikemas dengan bahasa ringan, lugas dan tanpa prasangka. Informasi tersaji 24 jam, dapat dinikmati melalui desktop, laptop hingga beragam gadget atau perangkat mobile lainnya.

To Top