Connect with us

H Firmandez Minta Dirut PLN Dukung Program Pemerintah Mengolah Sampah Jadi Energi

Nasional

H Firmandez Minta Dirut PLN Dukung Program Pemerintah Mengolah Sampah Jadi Energi

Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI yang membidangi urusan energi, riset dan teknologi, serta lingkungan hidup, H Firmandez, meminta Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Listik Negara (PLN) agar mendukung program pemerintah untuk mengolah sampah menjadi energi.

Pasalnya, pengelolaan sampah di Indonesia selama masih amburadur, sementara produksi sampah setiap tahunnya terus meningkat. Di sisi lain, pemanfataan sampah untuk energi juga masih sangat minim.

“Dirut PLN harus mendukung program pemerintah dalam pengembangan energi baru dan tebarukan, salah satunya adalah melalui pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah atau PLSTa,” ujar politisi Golkar dari daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 tersebut.

Ketua Departemen Hubungan Antar Lembaga DPP Golkar ini menambahkan, sudah saatnya Indonesia masuk dalam fase pemanfaatan energi hijau dalam skala besar, karena selama ini pemanfaatan energi non fosil atau energi baru dan terbarukan (renewable energy) masih sangat minim di Indonesia.

“Kami di Komisi VII yang membidagi energi terus mendorong pemerintah untuk peningkatan pemanfaatan energi baru dan terbarukan, salah satunya energi dari sampah, karena rebewable energy merupakan jawaban terhadap kebutuhan energi bersih di masa yang akan datang,” tambah H Firmandez.

Masih menurut H Firmandez, Indonesia memiliki banyak sumber daya renewable energy, tapi belum digarap maksimal, karena itu perlu regulasi khusus untuk pengembangannya. Beberapa jenis energi terbarukan di Indonesia yang belum digarap secara maksimal di antaranya adalah biofuel bahan bakar hayati dari bahan-bahan organik, biomasa energi terbarukan dari bahan bakar kayu dan limbah, energi panas bumi, air dan angin, serta energi dari gelombang laut dan lain sebagainya.

Karena itu tambah H Firmandez, dukungan PLN untuk pembangunan PLTSa sangat penting untuk mendukung program pemerintah merealisasi penggunaan energi baru dan terbarukan sampai 23 persen di tahun 2025 nanti, sebagaimana dituangkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 79 tahun 2014.

“Kita harus mampu beradaptasi dengan baik dari sekarang untuk beralih dari energi fosil ke energi non fosil yani energy baru dan terbarukan sebagai energi bersih untuk masa depan,” pungkas H Firmandez.[IN]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in Nasional

Trending

Teknologi

Tentang Situs Ini

WOINews.com atau What’s on Indonesia adalah portal berita yang lahir pada 28 September 2017, menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, sepakbola, entertainment, gaya hidup, otomotif, sains teknologi hingga jurnalisme warga. Dikemas dengan bahasa ringan, lugas dan tanpa prasangka. Informasi tersaji 24 jam, dapat dinikmati melalui desktop, laptop hingga beragam gadget atau perangkat mobile lainnya.

To Top