Connect with us

H Firmandez: DKI Jakarta Akan Masuk Daerah Pemantauan Otsus

Nasional

H Firmandez: DKI Jakarta Akan Masuk Daerah Pemantauan Otsus

JAKARTA – Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta akan menjadi daerah pemantauan Otonomi Khusus (Otsus) setelah, Aceh, Papua, Papua Barat, dan Yogjakarta. Usulan tersebut telah disetujui dan akan dibawa ke sidang paripurna.

Usulan masuknya DKI Jakarta dalam daerah pemantauan Otsus telah dibahas Tim Pemantau Otsus Aceh Papua dan Keistimewaan Yogjakarta pada, Senin, 11 Februari 2019 lalu dalam rapat di Ruang Pimpinan (Rapim) DPR RI di Gedung Nusantara 3 Lantai 3.

Tim Pemantau Otsus Aceh Papua dan Keistimewaan Yogjakarta, H Firmandez, Minggu, 17 Februari 2019 mengungkapkan, kekhususan dan keistimewaan setiap daerah yang dipantau Tim Otsus berbeda-beda, masuknya DKI Jakarta ke dalam daerah pemantaian Otsus karena DKI Jakarta merupakan daerah khusus di bidang pemerintahan dan warisan budaya.

H Firmandez menambahkan, daerah-daerah yang memiliki status istimewa dan diberikan otonomi khusus selain diatur dengan Undang-Undang Pemerintahan Daerah diberlakukan pula ketentuan khusus yang diatur dalam undang-undang lain.

“Bagi DKI Jakarta diberlakukan UU Nomor 29 Tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibu kota Republik Indonesia, ini yang menjadi salah satu pertimbangannya sehingga DKI Jakarta diusulkan menjadi daerah pemantauan Otsus,” ungkap anggota Komisi VII DPR RI ini.

Selain itu, politisi Golkar dari daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 ini menambahkan, bagi provinsi Papua dan Papua Barat diberlakukan UU No.21 tahun 2001 tentang otonomi khusus yang mengatur beberapa kekhususan daerah tersebut. Begitu juga dengan Daerah Istimewa Yogjakarta (DIY) yang istimewa dalam hal pembentukan dan kepala pemerintahan daerah.

“Tapi berbeda dengan daerah lain yang hanya memiliki satu kekhususan atau satu keistimewaan, Aceh memiliki dua-duanya, yakni daerah istimewa dan daerah otonomi khusus. Ini diatur dalam UU Nomor 44 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Keistimewaan Provinsi Daerah Istimewa Aceh dan UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh,” jelas H Firmandez.

Masih menurut H Firmandez, negara mengakui dan menghormati satuan-satuan pemerintahan daerah yang bersifat khusus atau bersifat istimewa yang diatur dengan undang-undang, untuk mengawasi implementasi kekhususan tersebut, Tim Pemantau Otsus Aceh Papua dan Keistimewaan Yogjakarta bekerja melakukan pemantauan.

“Yang kita pantau antara lain adalah penerapan undang-undang Otsu situ sendiri di setiap daerah Otsus dan daerah istimewa, bagaimana jalannya regulasi itu dan implementasinya. Terutama dalam hal penggunaan dana Otsus itu sendiri,” pungkas H Firmandez.[HK]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in Nasional

Trending

Teknologi

Tentang Situs Ini

WOINews.com atau What’s on Indonesia adalah portal berita yang lahir pada 28 September 2017, menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, sepakbola, entertainment, gaya hidup, otomotif, sains teknologi hingga jurnalisme warga. Dikemas dengan bahasa ringan, lugas dan tanpa prasangka. Informasi tersaji 24 jam, dapat dinikmati melalui desktop, laptop hingga beragam gadget atau perangkat mobile lainnya.

To Top