Connect with us

DPR Sahkan RUU Kerja Sama Pertahanan Indonesia – Belarusia

Internasional

DPR Sahkan RUU Kerja Sama Pertahanan Indonesia – Belarusia

JAKARTA – DPR RI mengesahkan tiga Rancangan Undang Undang (RUU) menjadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu, 13 Februari 2019. Ketiganya adalah RUU Kebidanan, RUU Pengesahan Perjanjian Masalah Pidana dengan Uni Emirat Arab, dan RUU Kerja Sama Pertahanan dengan Belarusia.

RUU Kerja Sama Pertahanan antara Indonesia dan Belarusia, ditujukan untuk memperkuat industri pertahanan. Belarusia merupakan negara yang memiliki keunggulan di bidang industri pertahanan. Diharapkan kerja sama ini bisa menguntungkan bagi kedua negara

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Asril Hamzah Tanjung pada laporannya di hadapan Rapat Paripurna mengatakan, aspek pertahanan merupakan salah satu faktor yang sangat hakiki dalam menjamin kelangsungan hidup suatu negara. Ia menilai kemampuan negara dalam mempertahankan diri terhadap ancaman dari luar maupun dalam negeri merupakan hal yang mutlak.

“Dalam proses persiapan pembahasan terhadap RUU tersebut, Komisi I DPR RI telah melaksanakan RDPU dengan pakar dan akademisi dalam rangka mendapat masukan terhadap RUU tersebut untuk kemudian jadi pertimbangan dalam rapat kerja dalam hal ini Menteri Pertahanan, Menteri Luar Negeri, dan Menteri Hukum dan HAM,” ujar politisi Partai Gerindra tersebut.

Asril menegaskan, kerja sama di bidang pertahanan merupakan salah satu faktor yang sangat diperlukan guna meningkatkan hubungan baik antarnegara dalam rangka meningkatkan kemampuan pertahanan negara. Ia berharap agar kerja sama ini dapat meningkatkan kemampuan pertahanan negara Indonesia dalam rangka menjaga dan mempertahankan kedaulatan negara.

“Selanjutnya Komisi I DPR RI mengharapkan persetujuan hari ini terhadap RUU tentang Pengesahan Persetujuan antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Belarus tentang Kerja Sama Industri Pertahanan disampaikan kepada Presiden guna disahkan menjadi Undang-Undang,” tambah Asril.

Sementara itu Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu menyatakan bahwa Belarus sebagai negara pecahan Uni Soviet memiliki produk teknologi pertahanan yang setara dengan negara-negara Eropa. Lanjutnya, Belarus juga menawarkan perawatan terhadap alat utama system persenjataan (alutsista) serta pemeliharaan pesawat Sukhoi TNI Angkatan Udara.

“Berdasarkan hal tersebut, izinkanlah kami Menteri Pertahanan mewakili Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Paripurna yang terhormat ini, dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, menyatakan setuju RUU tentang Pengesahan Persetujuan antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Belarus tentang Kerja Sama Industri Pertahanan untuk disahkan menjadi Undang-Undang,” jelas Ryamizard.[rls]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in Internasional

Trending

Teknologi

Tentang Situs Ini

WOINews.com atau What’s on Indonesia adalah portal berita yang lahir pada 28 September 2017, menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, sepakbola, entertainment, gaya hidup, otomotif, sains teknologi hingga jurnalisme warga. Dikemas dengan bahasa ringan, lugas dan tanpa prasangka. Informasi tersaji 24 jam, dapat dinikmati melalui desktop, laptop hingga beragam gadget atau perangkat mobile lainnya.

To Top