Connect with us

Ardindo Upayakan Pemangkasan Biaya Distribusi Logistik Nasional

Ekonomi

Ardindo Upayakan Pemangkasan Biaya Distribusi Logistik Nasional

JAKARTA – Biaya distribusi barang dan logistik di Indonesia tergolong masih tinggi, jika dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia Tenggara. Biaya logistik di Idonesia mencapai 10 hingga 30 persen.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Asosiasi Perdagangan Barang, Distributor, Keagenan dan Industri Indonesia (ARDINDO) Bidang Distributor dan Keagenan, H Firmandez, Selasa, 15 Juni 2019. Mantan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh ini mencontohkan, biaya logistik di Malaysia dan Thailand di bawah 15 persen, sementara di Indonesia mencapai 30 persen.

“Distribusi dan keagenan ini sangat urgen untuk kita tangani, dalam waktu dekat kami akan melakukan pertemuan dengan berbagai departemen, terutama dengan Departeman Perdagangan untuk mengupayakan pemangkasan biaya logistik ini,” jelas H Firmandez.

H Firmandez yang juga Ketua DPP Golkar Bidang Hubungan Antar Lembaga ini menambahkan, untuk menekan biaya logistik tersebut dibutuhkan campur tangan pemerintah melalui berbagai regulasi dan kebijakan.

“Kalau biaya logistik ini bisa ditekan, nilai barang atau komoditas tertentu itu akan lebih murah, sehingga masyarakat sebagai konsumen bisa diuntungkan. Tapi sebaliknya, bila biaya logistik masih tinggi, ujung-ujungnya bebannya akan ditanggung masyarakat, yakni harga barang menjadi tinggi,” lanjut anggota Komisi VII DPR RI tersebut.

H Firmandez menambahkan, untuk menekan biaya logistik, perlu adanya transparansi terhadap kegiatan distribusi barang dan logistik dalam negeri, baik yang ditangani oleh pihak asing maupun swasta nasional. Selain itu juga perlu adanya pengawasan yang baik terhadap kegiatan logistik dan distribusi barang dalam negeri.

“Jadi perlu adanya pemantauan dan pengawasan terhadap kegiatan distribusi barang dan logistik, baik yang dilakukan oleh perusahaan asing maupun swasta nasional. Kami dari Ardindo mencoba mengupayakan hal itu, agar bebab biaya logistic nasional bisa ditekan,” tambah H Firmandez.

Selain itu tambah H Firmandez, Ardindo juga mendorong agar tender pengangkutan barang dan logistik dilakukan secara terbuka, sehingga penentuan distribusi barang dan logistik tidak dilakukan secara sepihak.

“Ini juga bagian dari upaya Ardindo untuk mendukung program pemerintah dalam menekan biaya logistik nasional, sehingga nantinya kegiatan logistik asing dan swasta bisa dikontrol dan transparan,” pungkas H Firmandez.

Ardindo yang kini dipimpin oleh Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo sebagai Ketua Umum juga terus mendorong terwujudnya good and clean governance dalam bidang distribusi barang dan logistik dalam negeri.[IN]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in Ekonomi

Trending

Teknologi

Tentang Situs Ini

WOINews.com atau What’s on Indonesia adalah portal berita yang lahir pada 28 September 2017, menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, sepakbola, entertainment, gaya hidup, otomotif, sains teknologi hingga jurnalisme warga. Dikemas dengan bahasa ringan, lugas dan tanpa prasangka. Informasi tersaji 24 jam, dapat dinikmati melalui desktop, laptop hingga beragam gadget atau perangkat mobile lainnya.

To Top